Tampilkan postingan dengan label Artikel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Artikel. Tampilkan semua postingan

Juni 22, 2008

Fungsi Bahasa


Gorys Keraf (1984) membuat rumusan fungsi bahasa yang diturunkan dari dasar dan motif
pertumbuhan bahasa itu sendiri. Secara garis besar, fungsi bahasa berupa :

a. Alat untuk menyatakan ekspresi diri
- agar menarik perhatian orang lain;
- keinginan untuk membebaskan diri kita dari semua tekanan emosi.
b. Alat untuk komunikasi
- saluran perumusan maksud/melahirkan perasaan;

c. Alat mengadakan integrasi dan adaptasi sosial
- memungkinkan manusia melakukan integrasi (pembauran) yang sempurna bagi tiap
individu dengan masyarakatnya.
- melalui bahasa manusia menyesuaikan dirinya (adaptasi) dengan semuanya.

d. Alat mengadakan kontrol sosial
Dalam mengadakan kontrol sosial, bahasa itu mempunyai relasi dengan proses-proses
sosialisasi suatu masyarakat. Proses sosialisasi itu diwujudkan dengan cara :
Pertama, memperoleh keahlian bicara, membaca, menulis;
Kedua, bahasa merupakan saluran yang utama di mana kepercayaan masyarakat dan
sikap masyarakat diberikan kepada anak-anak yang tengah tumbuh (penerus
kebudayaan);
Ketiga, bahasa melukiskan dan menjelaskan peranan yang dilakukan oleh si anak untuk
mengidentifikasikan dirinya supaya dapat mengambil tindakan-tindakan yang
diperlukan;
Keempat, bahasa menanamkan rasa keterlibatan (sens of belonging atau esprit corps) pada
si anak tentang masyarakat bahasanya.

Pengertian Bahasa


Pada akhir-akhir ini makin dirasakan pentingnya fungsi bahasa sebagai alat komunikasi. Orang semakin menyadari bahwa interaksi dan segala macam kegiatan dalam masyarakat akan lumpuh tanpa bahasa.

Bahasa merupakan alat komunikasi. Tetapi, apakah semua alat komunikasi disebut bahasa?
Pak Polisi mengatur lalu lintas menggunakan isyarat gerakan tangan dan peluit. Adik-adik Pramuka menerima perintah dengan peluit atau bendera semapor. Kita melambaikan tangan sebagai lambang perpisahan. Dan kini sedang menjamurnya spanduk penerimaan siswa baru dan baliho pilkada sebagai alat komunikasi untuk menarik simpati.
Apa bahasa itu?

Menurut Dr. Gorys Keraf dalam bukunya Komposisi (1984), bahasa adalah alat komunikasi antara anggota masyarakat berupa simbol bunyi yang dihasilkan oleh alat ucap manusia. Jadi, berdasar pengertian ini, alat komunikasi seperti peluit, bendera, asap api, dan bunyi gendang bukanlah bahasa. Bahasa haruslah merupakan bunyi yang dihasilkan oleh alat ucap manusia. Bukan sebarang bunyi. Dan bunyi itu sendiri haruslah merupakan simbol atau perlambang. Bahasa memberikan kemungkinan yang jauh lebih luas dan kompleks daripada yang dapat diperoleh dengan menggunakan media tadi.
Powered By Blogger